Archive for July, 2009

Budak Cinta

Tuesday, July 28th, 2009

Bayangmu selalu menyelubungi akalku Meski jarak telah menjauhkanmu dariku Cinta itu begitu dalam menghasut kesadaranku Serupa kabut menyelusup dedaunan rendah Kadang kala aku tertusuk dalam sayat pilu Mencari alasan untuk menghapus hasutmu Sesaat kelegaan itu datang dengan kepergianmu Lalu aku seperti budak merdeka Menegakkan kepala di hadapan dunia Menelusuri jalan-jalannya dengan leluasa Begitu sepi menemukan pintunya ke akalku Engkau kembali menyelubungiku pekat Aku kembali menjadi budak... »

Posted in hasrat,cinta | No Comments »

Cinta Tentangmu

Tuesday, July 28th, 2009

apakah cinta tentangmu selalu adalah keletihan dan kegelisahan yang terus terseret dalam setiap langkah apakah cinta tentangmu selalu adalah kemarahan dan ketakutan yang menyesak dalam ketidakpahaman apakah cinta tentangmu selalu adalah pengorbanan dan ketundukan yang harus dipaksakan apakah cinta tentangmu selalu adalah pertanyaan yang tak terjawab apakah cintaku tentangmu itu selalu adalah akan hadir cinta yang lain yang lebih memuja tentangmu sedang aku adalah yang selalu tidak karena sesungguhnya untukmulah... »

Posted in hasrat,cinta | No Comments »

Benci

Tuesday, July 28th, 2009

Engkau Seperti langit runtuh di depan beranda Duri dalam jantung Menusukkan sekarat tanpa maut Jiwa terbawa tubuh tersiksa Yang tersisa tinggal dendam Kesumat yang membakar lumat Tidakkah engkau mengerti Kalau bukan karena kasih sayang kehidupan Sudah aku musnahkan engkau berpunah »

Tags: ,
Posted in hasrat,cinta | No Comments »

Pabila Itu Cinta

Tuesday, July 28th, 2009

Kalau memang apa yang aku alami itu cinta, tanamkanlah ia sebagai pohon yang baik, akarnya teguh di bumi, daunnya rimbun meneduhi, dan buahnya bermusim-musim tetap dapat kupetik. Kalau memang yang aku alami itu nafsu, biarkanlah ia menjadi pohon yang buruk, akarnya retas, gampang lepas, pohon keringnya berdaun layu dan cepat tumbang »

Tags: ,
Posted in doa, hasrat,cinta | No Comments »

Ketika Ebiet Bertanya dan Laut Telah Menjawab

Tuesday, July 28th, 2009

Ketika Ebiet bertanya Dalam perjalanan menempuh kampung bencana Kepada laut Dan laut telah memberi jawabnya Di pagi yang libur Bersama ombak menggulung kota Dan orang-orang pantai tergulung musnah Tiada yang tertinggal kecuali dataran yang lumpur Dan batas-batas yang lenyap »

Posted in pikiran | No Comments »

Hidup Baru

Tuesday, July 28th, 2009

sesungguhnyakala sentuh sapamu menghalusi nada jiwaku pudarlah duka yang meranai laguku pendarlah lalu pendarlah lagi cahaya sukma yakinkan lagi jalanku menempuh lajunya sedih dan susah sudah lalu sesungguhnya hadirmu lagi disisi batinku menghindari haru yang hampir bersemi mengurung hari yang sepi harapan baru segera menjadi sekutu putus asa telah berguguran engkau sapu dapatkah aku selalu setiap waktu menjagamu dalam diriku serupa hidupku bersetia dalam percayamu sesungguhnya engkaulah api engkaulah... »

Posted in Uncategorized | No Comments »